Aspek - Aspek Manusia

Diantara karakteristik manusia adalah :
1. Aspek Kreasi
2. Aspek Ilmu
3. Aspek Kehendak
4. Pengarahan Akhlak
Selain itu Al Ghazaly juga mengemukakan pembuktian dengan kenyataan faktual dan kesederhanaan langsung, yang kelihatannya tidak berbeda dengan argumen-argumen yang dibuat oleh Ibnu Sina (wafat 1037) untuk tujuan yang sama, melalui pembuktian dengan kenyataan faktual. Al Ghazaly memperlihatkan bahwa; diantara makhluk-makhluk hidup terdapat perbedaan-perbedaan yang menunjukkan tingkat kemampuan masing-masing. Keistimewaan makhluk hidup dari benda mati adalah sifat geraknya. Benda mati mempunyai gerak monoton dan didasari oleh prinsip alam. Sedangkan tumbuhan makhluk hidup yang paling rendah tingkatannya, selain mempunyai gerak yang monoton, juga mempunyai kemampuan bergerak secara bervariasi. Prinsip tersebut disebut jiwa vegetatif. Jenis hewan mempunyai prinsip yang lebih tinggi dari pada tumbuh-tumbuhan, yang menyebabkan hewan, selain kemampuan bisa bergerak bervariasi juga mempunyai rasa. Prinsip ini disebut jiwa sensitif. Dalam kenyataan



manusia juga mempunyai kelebihan dari hewan. Manusia selain mempunyai kelebihan dari hewan. Manusia juga mempunyai semua yang dimiliki jenis-jenis makhluk tersebut, disamping mampu berpikir dan serta mempunyai pilihan untuk berbuat dan untuk tidak berbuat. Ini berarti manusia mempunyai prinsip yang memungkinkan berpikir dan memilih. Prinsip ini disebut an nafs al insaniyyat. Prinsip inilah yang betul-betul membeda manusia dari segala makhluk lainnya.





Ada juga aspek Non Fisik, yaitu aspek yang menjelaskan manusia dari segi karakteristik perilakunya. Beberapa aspek mengenai aspek ini antara lain :
a. Aspek Sosial
Membahas tentang adat, tradisi, kelompok masyarakat dan lembaga sosial.
b. Aspek Ekonomi
Membahas tentang industri, perdagangan, pertanian, transportasi, pasar dan sebagainya
c. Aspek Budaya
Membahas tentang Pendidikan, agama, bahasa, kesenian dan lain-lain.
d. Aspek Politik

Posted by
ridhosulystyoindarto

More

Tipologi Manusia

TIPOLOGI adalah pengetahuan yang mencoba menggolong - golongkan manusia atas dasar kepribadian. Kepribadian seseorang tersusun atas dasar vitalitas jasmani dan rohaninya disamping ada faktor temperamen, karakter dan bakat. Vitalitas jasmani bergantung ada konstruksi tubuh, sedangkan vitalitas psikis merupakan energi hidup yang belum terarah secara internasional, sebagian bergantung pada alam lingkungan. Temperamen sebenarnya berarti campuran yaitu campuran cairan - cairan humores dalam tubuh ( darah merah, lendir putih, empedu hitam, empedu kuning )
JOHANN GASPER LAVATER ( 1741 - 1801 ) seorang ahli dari jerman membedakan tipe manusia berdasarkan tubuh. Tubuh yang gemuk biasanya mempunyai tipe tenang dan sabar, sdangkan tubuh yang kecil dan panjang mempunyai tipe lincah dan kurang sabar
Seorang pemikir Yunani Kuno murid HYPOCCRATES ( ahli kedokteran ) yang bernama CALUDIUS GALENUS mengadakan tipologi berdasarkan temperamen, yaitu cairan - cairan yang terdapat dalam tubuh. Berikut tipe - tipe tersebut :
a. TIPE SANGUINIKUS merupakan orang - orang yang mempunyai darah / sangai yang sngat bnyak dalam tubuhnya. Perasaan dasar tipe ini adalah riang dan optimis. Hal yang positif adalah percaya diri, tidak takut mengahadapi masa depan, mudah menyesuaikan dir, gerak dan bicaranya banyak, mudah mengambil prakarsa. Sedangkan negatifnya adalah sifatnya mendaftar, perasaan tidak stabil, kurang konsekuen, hidupnya kurang teratur, reaksinya tidak difikir dalam - dalam. Yang cocok sebagai patner adalah tipe flegmatis.
b. TIPE MELANKHOLIKUS memiliki banyak empedu hitam / melankhole dalam tubuhnya. Perasaan dasarnya adalah sedih, sisi negatifnya selalu ketakutan, perasaanya mudah tersuntuh, sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan dan sikapnya kurang bergairah. Segi positifnya adalah nerfati - hati dalam tindakan, konsekuen, menepati janji, stabil jiwanya.
c. TIPE KHOLERIKUS dalam tubuhnya bannyak terdapat empedu kuning / kholeri dengan perasaan dasarnya selalu merasa kurang puas. Segi negatifnya lebih banyk dari positifnya antara lain selalu gelisah, lekas eksplosif, mudah emosional, mau menag terus, ojectivitasnya kurang, kurang rasional dan mudah tersinggung. Sedangkan positifnya perasaannya hebat dan kuat kesukaran diatasi dengan energi yang berlebihan, banyak prakarsa dalam usahanya.
d. TIPE FEGMATIS dalam tubuhnya terdapat bnyak lendir ( flegma ) dengan perasaan dasar tenang, netral, dan tidak ada warna perasaan yang jelas. Segi positifnya tidak banyak ketegangan perasaan, mudah merasa memiliki harapan - harapan yang hebat, tidak emosional, dan tidak mudah terharu, tidak mudah panik, tertib dan teratur dan mudah mngampuni. Segi negatifnya perasaannya tidak begitu peka, dingin hati, penyesuaian dengan lingkungan lambat, peranannya aktif atau pasif, menjemukan dan bersikap agak konservatif.



Pembagian tipe yang lebih mengarah ke kejiwaan dikemukakan oleh GERARDUS HEYMANS seoarang ahli psikologi Belanda. Ia menemukan adanya tiga macamtipe, yaitu emosional, sekunder, dan aktif. Orang emosional sifatnya lekas memihak, fantasinya kurang, kurang mencintai kebenaran, mudah marah, mudah mencintai, dan senang sensional.


HEYMANS membagi manusia kedalam tipe - tipe:
1. SIFAT NERVOUS, selalu gugup, lawan dari flegmatis. Ia dikuasai keadaan sesaat meluap - luap, mudah tersinggung, suka bicara keras - keras, haus akan emosi.
2. SIFAT SENTIMENTAL, terlalu perasa, rapuh hati merupakan lawan dari sanguinikus. Ia sngat perasa, pemalu, tertutup, berat memandang persoalan, mudah berduka hati, lama berhati rusuh, suka menyendiri, ragu - ragu, mudah menyerah, serius, gemar akan soal agama.
3. sifat apathikus, artinya tanpa pathos/pathe artinya perasaan, merupakan lawan dari sifat kholerikus. Cirinya adalah aktivitasnya lamban, menyukai cara yang mudah, suka nerfikir panjang, sukar nerdamai, suka menarik diri, tertutup.
4. SIFAT AMORF, suka menunda - nunda, sifatnya datr, ceroboh, tidak idealis, rasa kebersamaannya kurang, kurang belas kasihan, tidak jujur, egoistis, suka sombong.
5. SIFAT GEPASIONEERD, selalu sibuk dan rajin, hidup teratur, penuh cita - cita, penuh belas kasih dan cinta kasih, suka menolong, percaya diri, bembira, ramah, disiplin, jujur.

Posted by
ridhosulystyoindarto

More

Daya Manusia

Daya Manusia..
Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.
Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia atau (MSDM). Dalam bidang ilmu ini, terjadi sintesa antara ilmu manajemen dan psikologi. Mengingat struktur SDM dalam industri-organisasi dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara manusia-nya sebagai subyek pelaku adalah bidang kajian ilmu psikologi.
Dewasa ini, perkembangan terbaru memandang SDM bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilah baru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekedar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban,cost). Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka.

Posted by
ridhosulystyoindarto

More

posisi manusia di antara mahluk lain

posisi manusia di antara mahluk lain?
mungkin menurut pribadi saya manusia adalah mahluk yang paling sempurna yang di ciptakan oleh Allah SWT, yang di beri akal, pikiran, dan nafsu.
manusia di ciptakan sebagai khalifah di bumi, artinya manusia adalah pemimpin di antar mahluk lain, mahluk lain di sini seperti hewan dan tumbuhan, tidak sama dengan halnya hewan yang tidak mempunyai akal, dan pikiran seperti manusia.

tetapi manusiapun membutuhkan keduanya tersebut(hewan dan tumbuhan) selain membutuhkan manusia yang lainnya.
tapi kembali lagi bahwa manusia di ciptakan menjadi khalifah, yang bisa menjaga dan melestarikan mahluk(selain manusia) yang ada di muka bumi ini, bukan merusaknya atau membuatnya menjadi musnah, tetapi menjaga seperti tumbuhan dan hewan, itu dia mengapa manusia di katakan khalifah.

dan posisi manusiapun di atas atau derajatnya di atas dari semua mahluk yang ada di muka bumi ini.

Posted by
ridhosulystyoindarto

More

insomnia(kelainan susah tidur)

Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.
Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.
Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.

Penyebab
Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.
Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.
Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.
Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang. Stadium tidur juga berubah, dimana stadium 4 menjadi lebih pendek dan pada akhirnya menghilang, dan pada semua stadium lebih banyak terjaga. Perubahan ini, walaupun normal, sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak cukup tidur.
Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.
Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.
Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.
Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:
• Jet lag (terutama jika bepergian dari timur ke barat).
• Bekerja pada malam hari.
• Sering berubah-ubah jam kerja.
• Penggunaan alkohol yang berlebihan.
• Efek samping obat (kadang-kadang).
• Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).
From WIKIPEDIA

Posted by
ridhosulystyoindarto

More

character building

pembenntukan karakter atau bisa di sebut juga dengan character building, yaitu dimana kita harus bisa menyikapi ketika ada masalah atau persoalan yang kita hadapi.

setiap orang pasti di hadapi masalahnya masing-masing, entah itu masalah materi,pelajaran,bahkan cinta, di kehidupan kita masalah akan selalu datang, jika kita di hadapi masalah, dan masalah itu terselesaikan, dan itu bukan slesai begitu saja, masalah barupun datang, bahkan lebih sulit dari masalah yang sebelumnya, masing-masing orang punya peranan untuk menyikapi masalah yang sedang di hadapinya.

ketika kita menginginkan sesuatu yang benar-benar sesuatu itu sangat penting untuk kita raih, mungkin di benak kita hanya ada harapan,harapan, dan harapan. tidak ada yang tahu kapan,dimana kita meraih sesuatu itu, pada character building mengajarkan untuk tidak melihat hasil yang kita inginkan atau hasil yang kita harapkan, melainkan proses. yaitu suatu proses dimana kita menggunakan cara apa untuk meraihnya, dengan usaha semaksimal mungkin untuk meraihnya adalah kunci utama dari character building, sampai mana kita kuat akan meraih sesuatu tersebut, dengan usaha dan sabar mugkin hasil yang akan di dapat akan sebanding, dimana fisikapun mengajarkan bahwa usaha samadengan hasil.

Posted by
ridhosulystyoindarto

More
ridhosulystyoi.co.cc. Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2012 this is ridhosulystyoi'blogTemplate by : UrangkuraiPowered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.